<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Situs Kota Tua Dot Com</title>
	<link>http://situskotatua.com</link>
	<description>Informasi Seputar Situs Kota Tua Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2010 05:06:06 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.0.1" -->

	<item>
		<title>Sejarah Kota Tua</title>
		<description><![CDATA[Sejarah Kota Tua Pelabuhan Sunda Kelapa diserang oleh tentara Demak pada 1526, yang dipimpin oleh Fatahillah, dan setelah berhasil direbut, namanyapun diganti menjadi Jayakarta pada 22 Juni 1527, kota tersebut luasnya tidak lebih dari 15 hektar dengan pola tata kota tradisional Indonesia. Kota Jayakarta hancur diserang VOC Belanda pada tahun 1619 yang dipimpin oleh Jan [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2010/06/01/sejarah-kota-tua/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tempat Yang Bisa Dikunjungi</title>
		<description><![CDATA[Tempat-tempat Yang Bisa Dikunjungi   Museum Sejarah Jakarta Museum Fatahillah yang juga dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi. Gedung ini dulu adalah Stadhuis atau Balai Kota, yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2010/06/01/tempat-yang-bisa-dikunjungi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Peta Kota Tua</title>
		<description><![CDATA[]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2010/06/01/peta-kota-tua/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Jakarta 100 Tahun Lalu</title>
		<description><![CDATA[<a href="http://situskotatua.com/2010/01/18/jakarta-100-tahun-lalu/"><img align="left" hspace="5" width="150" src="http://ehbuku.googlepages.com/1910-st-tandjong-priok.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="1910-st-tandjong-priok" title="" /></a>Dari Singapura ke Batavia membutuhkan waktu sekitar 40 jam perjalanan. Lautnya relatif tenang, kecuali pada masa perubahan musim; saat itu laut menjadi sangat bergelombang. Setelah meninggalkan Singapura, kapal uap berlayar menyusuri kepulauan Rhio, pantainya sangat indah dengan titik-titik pulau-pulau kecil di sekitarnya. Kapal melampaui ekuator pada malam hari, di hari kedua melewati selat Banka, sebuah [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2010/01/18/jakarta-100-tahun-lalu/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Video Kota Tua</title>
		<description><![CDATA[Sejarah Kota Tua Jakarta Awal sejarah Kota Tua Jakarta dimulai dari sebuah kampung kecil bernama Jayakarta yang terletak di pinggir Kali Ciliwung. Kampung ini kemudian berkembang menjadi sebuah kota dagang besar sejak Jan Pieterszoon Coen, salah seorang petinggi VOC, mendirikan Batavia sekitar abad 17. Salah satu sisa kejayaan Batavia adalah bangunan Museum Sejarah Jakarta atau [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2010/01/18/video-kota-tua/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Wisata Sepeda Onthel ke Kampung Angke</title>
		<description><![CDATA[Angke merupakan sebuah kampung tua yang berada di wilayah Jakarta Barat. Kata Angke diadopsi dari bahasa Cina dengan dua suku kata yaitu Ang yang artinya darah dan Ke berarti bangkai. peristiwa sejarah yang sangat berhubungan dengan sejarah kota Batavia adalah tragedi tahun 1740 dimana banyak etnis Tionghoa yang dibantai oleh VOC dan konon ribuan orang [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2009/11/23/wisata-sepeda-onthel-ke-kampung-angke/</link>
			</item>
	<item>
		<title>JELAJAH KOTA TOEA : Molenvliet (1-11-2009)</title>
		<description><![CDATA[Molenvliet merupakan kanal yang sengaja dibuat oleh kapiten Phoa Beng Gam pada tahun 1648 untuk menghanyutkan kayu bagi pembuatan kapal dan bahan bangunan di dalam tembok kota Batavia. Lambat laun sungai yang panjangnya sekitar 3 km difungsikan untuk menggerakkan kincir air bagi penggilingan tebu, produksi arak serta pabrik mesiu. Itulah sebabnya sungai ini dinamakan Molenvliet [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2009/10/21/jelajah-kota-toea-molenvliet-1-11-2009/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Museum Bank Mandiri (ex-NHM Building)</title>
		<description><![CDATA[&#8220;Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) atau Factorji Batavia adalah Badan operasi sistem tanam paksa yang merupakan reinkarnasi VOC yang telah bangkrut&#8221; (Alwi Shahab: Saudagar Baghdad dari Betawi, hal. 135) Dinasionalisasi pada tahun 1960 menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani &#38; Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor, kemudian bersamaan dengan lahirnya Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2009/06/08/museum-bank-mandiri-ex-nhm-building/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Museum Day, Momentum Kebangkitan Museum</title>
		<description><![CDATA[MOMENTUM Hari Museum Internasional kemarin merupakan momentum kebangkitan kembali museum-museum di kawasan kota tua. Pendekatan museum agar lebih dekat dengan warga sekitar tampaknya cukup berhasil. Bukan hanya dilihat dari partisipasi warga tapi juga dari pengetahuan warga tentang isi museum. Setidaknya khalayak yang berkumpul di Taman Fatahillah jadi tahu bahwa meriam si Jagur semula berada di [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2009/05/20/museum-day-momentum-kebangkitan-museum/</link>
			</item>
	<item>
		<title>&#8220;Museum Day&#8221; 18 Mei, Bunker di MSJ Dibuka</title>
		<description><![CDATA[SEKITAR dua bulan lalu International Council of Museums (ICOM) mengeluarkan rilis perihal International Museum Day 2009 (IMD 2009) yang jatuh pada 18 Mei dengan tema Museums and Tourism.  Alissandra Cummins,  Presiden dari International Council of Museums (ICOM) bersama Carla Bossi-Comelli, Presiden dari World Federation of Friends of Museums (WFFM/FMAM) mengeluarkan pernyataan terkait hari besar museum [...]]]></description>
		<link>http://situskotatua.com/2009/05/20/museum-day-18-mei-bunker-di-msj-dibuka/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
