Festival Kota Tua, Tumbuhkan Cinta pada Jakarta

Sumber: Kompas

JAKARTA, SABTU - Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk keenam kalinya kembali menggelar festival kebudayaan di kawasan kota tua, Sabtu sore.
     
Kegiatan yang berlangsung setiap tahun ini dipusatkan di halaman museum Fatahillah dan dibuka pada pukul 15.00 WIB secara langsung oleh Wakil Walikota Jakarta Barat, Burhanudin dan ditandai pemukulan tambur oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta, Finondang Simanjuntak.

Selain Wakil Walikota Jakarta Barat dan Kepala Dinas Pariwisata, turut hadir Kepala Suku Dinas Pariwisata, A.Z Harahap, anggota DPRD Komisi E, Ernawati Sugando, Kepala Suku Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Jakarta Barat Aminudin, Abang-None Jakarta Barat dan Koko-Cici Jakarta Barat

Wakil Walikota dalam sambutannya mengatakan, warga Jakarta Barat patut berbangga karena masih memiliki bangunan-bangunan tua yang megah dan memiliki nilai historis.

Beberapa bangunan tersebut diantaranya  Museum Wayang dan Museum Keramik. Ada pula museum sejarah Jakarta atau lebih dikenal Fatahillah yang dibangun tahun 1704 dan diresmikan tahun 1710 untuk kemudian dimanfaatkan sebagai balai kota batavia.
     
Bangunan ini sendiri akhirnya dijadikan museum sejarah pada tahun 1704 dan sebagai cagar budya sebagaimana diatur dengan SK Gubernur KDKI Jakarta No 476 tahun 1993 tentang penetapan bangunan-bangunan bersejarah di DKI Jakarta, katanya. Usai dibuka secara simbolis, Festival Budaya dimulai dengan pawai budaya seperti Ondel-ondel, Reog Ponorogo, Gambang Kromong, Ranca Bali, Marching Band, Tanjidor, Kuda Lumping dan Marawis.  
     
Kebudayaan China yang memang sangat kental di kawasan Kota Tua seperti Liong,  Wushu, Barongsai Tonggak Dragon Phoenix yang menjadi juara dunia di Genting Malaysia tahun lalu, serta kehadiran komunitas Sepeda Ontel dan tokoh pahlawan turut mewarnai acara ini.
     
Sebelum menggelar atraksi hiburan, para peserta pawai berkeliling di Kawasan Kota Tua dengan rute Jalan Pintu Besar Utara, Jalan Bank, Jalan Kali Besar Barat, Jalan Kopi, Jalan Roa Malaka Utara, Jalan Kali Besar Barat, Jalan Kali Besar Timur 3 dan kembali ke Jalan Pintu Besar Utara.

Selain pawai dan hiburan, para pengunjung Kota Tua juga dimanjakan dengan kehadiran puluhan stand yang menyebar di halaman Museum Fatahillah seperti stand aksesoris, stand PKK, stand Pecinta Ontel Indonesia, serta Sekolah Musik Tionghoa.

Popularity: 18% [?]

Share this Post:
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

2 Responses to “Festival Kota Tua, Tumbuhkan Cinta pada Jakarta”

  • ben says:

    Denger-denger acara yang di musium fatahilah di cancel karena masalah financial…. ya ampunnnnnnnn?

    padahal rangkaian acara banyak banget, katanya juga walikota jakbar udah mau ada acara ngundang pengusaha untuk sumbagan sumbar…

    wahhhhhh, kasian panitia pelaksanannya..

  • johnmanjur says:

    jakrta memang banyak aneka budaya yang berbaur disana… kita harus ikut berpartisipasi utk melestarikan

  • Leave a Reply:

    Name (required):
    Mail (will not be published) (required):
    Website:
    Comment (required):
    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>